Religi

Tradisi Unik Masjid Jogokariyan Saat Bulan Ramadan

Jakarta, Deras.id- Jogokariyan adalah nama masjid yang terletak di Jogja. Sekilas jika dilihat dari tempatnya terkesan sakral karena masjid merupakan tempat ibadah umat islam. Namun bagi yang tau tempat ini terutama warga Jogja, Jogokariyan menjadi tempat destinasi wisata religi bagi wisatawan untuk mengulik sejarah, kisah dan segudang kenangan di dalamnya. Masjid ini dikenal karena memiliki banyak festival dan program setiap menjelang hari besar islam, seperti bulan suci Ramadan.

Ketika bulan suci Ramadan tiba, pengurus masjid membagikan beragam takjil gratis selama sebulan penuh. Tidak hanya itu, di sana juga terdapat festival Kampung Ramadan Jogja (KRJ) yang dipadati puluhan UMKM untuk menyajikan beraneka ragam takjil minuman, makanan ringan dan berat. Di sana juga tersedia hidangan buka puasa gratis untuk para pengunjung.

Baca Juga:  Syarat Sah Salat Qasar

Kendati demikian, pengunjung yang datang tidak hanya beramai ramai untuk sekedar ngabuburit karena masjid Jogokariyan setiap hari juga menggelar pengajian sambil menunggu waktu Adzan Maghrib berkumandang.

Sejarah singkat sebelum menjadi tempat yang ramai dikunjungi, masjid Jogokariyan yang berlokasi di Jl. Jogokariyan No.36, Mantrijeron, Kec. Mantrijeron, Yogyakarta ini awalnya sekedar kegiatan rutin takmir masjid yang menyajikan takjil. Kebiasaan ini sudah berlangsung 18 tahun yang lalu.

Awalnya makanan yang disajikan kepada jama’ah hanya 600-700 piring. Melihat antusias masyarakat yang semakin bertambah membuat stok makanan yang tersedia tidak cukup. Sampai sekarang setiap hari selama bualan puasa terdapat 3000 piring yang siap diberikan dan selalu ludes. Panitia Kampung Ramadan Jogokariyan juga menyediakan makana ringan seperti roti untuk menjaga-jaga ada pengunjung yang tidak kebagian.

Baca Juga:  Mengenal Pawai Obor, Tradisi Umat Islam Jelang Ramadan 1444H

Seiring berjalannya waktu, lahir ide untuk mendatangkan banyak pedang ke sana. Seiring dengan bertambahnya UMKM yang berpatisipasi, bertambah pula jenis makanan yang tersedia. Selama satu bulan penuh, tempat ini tidak pernah sepi pengunjung hingga menjadi salah satu ikon Ramadan khas warga Joga.

Penulis:  M.FSA IEditor: Apr

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button

Adblock Detected

Mohon Matikan AdBlock di Browser Anda