Sastra

Nona

Advertisement

Kala kedua netra ku bersemuka denganmu.

Manik matamu, menarik ketukan langkahku.

Nona, gaun putih itu melekat indah pada ragamu.

Kaulah pusat perhatian pesta dansa itu

Ingatkah, saat kubawa dirimu ke sentral balai ruing.

Anggukan beserta seringai cendayanmu memikat hatiku.

Advertisement

Dengan seluruh pasang matamu, meyaksikan.

Nona, berdegup jantungku.

Langkah kita seirama mengalun bersama nada.

Advertisement

Kerlingan yang berpadu bersama suasana.

Baca Juga:  Penerapan Sadamasokisme Pada Film Fifty Shades Of Grey Dalam Hubungan Pasutri : Analisis sosiologi Max Weber

Nona, ingatkah akan petang itu.

Awal dimana kau menjadi milikku.

Karya: Lulu

Show More
Back to top button

Adblock Detected

Mohon Matikan AdBlock di Browser Anda