BeritaDaerah

Mas Rio Dorong Gagasan Efisiensi Fiskal hingga Role Model Penguatan Sinergi Pembangunan Daerah

Situbondo, Deras.id – Kepemimpinan Yusuf Rio Prayogo atau Mas Rio kembali mendapat apresiasi yang luar biasa dalam Rapat Koordinasi Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Wilayah Tapal Kuda. Dalam forum bertajuk “Ngopi Desa: Secangkir Kopi, Sejuta Solusi”, Situbondo dinilai berhasil naik kelas sebagai model pembangunan desa yang adaptif, inovatif, dan tetap progresif di tengah tekanan fiskal.

Di bawah kepemimpinan Mas Rio, Situbondo menunjukkan lompatan signifikan melalui kebijakan serta sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan desa. Pendekatan ini menjadikan desa tidak lagi sekadar pelaksana program, tetapi aktor utama pembangunan.

“Desa harus naik kelas. Bukan hanya menjalankan kegiatan, tapi mampu menciptakan dampak nyata bagi masyarakat,” tegas Yusuf Rio Prayogo yang akrab dipanggil Mas Rio tersebut.

Kepemimpinan Mas Rio di Situbondo pun kini dipandang sebagai salah satu pimpinan daerah yang berhasil menjaga ritme pembangunan meski dalam keterbatasan fiskal.

Tak hanya menampilkan keberhasilan, forum ini juga melahirkan sejumlah gagasan strategis. Salah satu ide yang mengemuka adalah pentingnya penguatan sinergi program nasional dengan daerah hingga desa dalam kerangka efisiensi fiskal.

Dalam diskusi berkembang sebuah wacana konseptual: apabila ke depan nantinya terdapat model penataan kewenangan di mana kepala daerah ditunjuk sebagai bagian dari strategi efesiensi dan penguatan kendali pembangunan, maka secara teoritis dapat dipertimbangkan pula pola penunjukan kepala desa oleh bupati guna mempercepat sinkronisasi kebijakan hingga level desa.

Namun demikian, gagasan ini masih berada pada tataran diskusi dan memerlukan kajian mendalam, mengingat aspek regulasi, demokrasi, serta tata kelola pemerintahan yang harus tetap dijaga.

Magfuri Ridlwan, S.H, M.H, TAPM Provinsi Jawa Timur menegaskan bahwa keberhasilan Situbondo menjadi bukti bahwa kunci utama pembangunan desa terletak pada kepemimpinan yang mampu mengorkestrasi seluruh elemen.

“Situbondo hari ini menunjukkan bahwa dengan kepemimpinan yang kuat dan visi yang jelas, desa bisa menjadi pusat pertumbuhan, bukan sekadar objek pembangunan,” ujarnya.

Rakor yang dihadiri tujuh kabupaten wilayah Tapal Kuda ini menjadi ruang berbagi praktik baik sekaligus konsolidasi strategi. Situbondo pun tampil bukan hanya sebagai tuan rumah, tetapi sebagai role model daerah yang berhasil naik kelas.

Dengan kombinasi kepemimpinan progresif, inovasi kebijakan, dan penguatan kolaborasi lintas sektor, Situbondo membuktikan bahwa keterbatasan fiskal bukanlah penghambat—melainkan titik tolak untuk melompat lebih tinggi.

Penulis; Dapit YK

Show More
Dapatkan berita terupdate dari Deras ID di:

Berita Terkait

Back to top button

Adblock Detected

Mohon Matikan AdBlock di Browser Anda, Untuk Menikmati Konten Kami