BeritaNasional

Teliti Kontribusi Budaya Lokal Pada Masa Jalur Rempah Banten

Jakarta, Deras.id – Peneliti Pusat Riset Khazanah Keagamaan BRIN bekerjasama dengan sejarawan UIN Raden Intan Lampung melakukan penelitian kontribusi budaya lokal pada masa jalur rempah Banten. Penelitian tersebut berusaha melihat kontribusi budaya lokal pada jaringan keagamaan, kekuasaan, dan perdagangan pada abad ke-16 dan ke-17 di Banten.

“Penelitian ini berangkat dari argumen Daniel Patrick Moynihan yang menyatakan bahwa, ‘budayalah, bukan politik yang menentukan keberhasilan suatu masyarakat,” kata anggota tim peneliti, Rismawidiawati, Senin (28/11/2022).

Penelitian ini berangkat dari keinginan tim peneliti untuk mendukung usaha pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemdikbud Ristek) untuk melakukan revitalisasi jalur rempah sejak 2020. 

Tak hanya itu, selama ini historiografi jalur rempah dan perdagangan rempah cenderung berfokus pada aspek sosial, politik, dan ekonomi. Sedangkan kontribusi budaya belum memiliki tempat.

Setidaknya terdapat tiga peneliti BRIN yang melakukan kajian ini, yaitu Rismawidiawati, Wuri Handoko, Roni Tabroni, berkolaborasi dengan sejarawan maritim UIN Raden Intan Lampung, yakni Abdul Rahman Hamid.

Penulis: Roni Tabroni I Editor: Dian Cahyani

Show More
Dapatkan berita terupdate dari Deras ID di:

Berita Terkait

Back to top button

Adblock Detected

Mohon Matikan AdBlock di Browser Anda, Untuk Menikmati Konten Kami