BeritaDaerah

Tangkal Dampak Gadget, SDN Dumpiagung 2 Hadirkan DUDA CERIA

Lamongan, Deras.Id – SD Negeri Dumpiagung 2, Kabupaten Lamongan, menghadirkan inovasi DUDA CERIA (Dumpiagung 2 Cerdas, Energik, Religius, Imajinatif, Aktif) sebagai upaya membangun karakter siswa sekaligus menghadapi tantangan perkembangan teknologi digital yang semakin memengaruhi pola kehidupan anak usia sekolah dasar.
Kemudahan akses terhadap gadget, permainan digital, dan media sosial dinilai dapat membuat anak lebih pasif, mengurangi interaksi sosial, serta berpotensi menggeser minat belajar dan aktivitas positif. Kondisi tersebut mendorong SDN Dumpiagung 2 mengembangkan pendekatan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik, tetapi juga memperkuat karakter, religiusitas, kreativitas, aktivitas fisik, dan keterlibatan keluarga.
Melalui DUDA CERIA, sekolah mengintegrasikan lima aspek utama, yakni Cerdas, Energik, Religius, Imajinatif, dan Aktif dalam kegiatan pembiasaan siswa. Program tersebut diwujudkan melalui kegiatan sholat dhuha, istighosah, pembacaan Asmaul Husna, tahfidz Juz Amma, latihan seni banjari atau rebana, serta berbagai aktivitas kreatif dan apresiasi siswa.
“DUDA CERIA kami hadirkan sebagai ikhtiar untuk menciptakan keseimbangan dalam perkembangan anak. Siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter religius, aktif bergerak, kreatif, percaya diri, dan mampu bersosialisasi,” demikian semangat yang diusung dalam pelaksanaan inovasi tersebut.
Salah satu keunggulan DUDA CERIA adalah pemanfaatan seni budaya lokal banjari sebagai media pendidikan karakter. Melalui latihan rebana dan banjari, siswa tidak sekadar belajar seni musik, tetapi juga dilatih bekerja sama, menjaga irama, meningkatkan konsentrasi, mengembangkan kreativitas, dan berani tampil di depan orang lain.
Program ini juga memperkuat kolaborasi antara sekolah dan keluarga melalui Jurnal Harian Karakter. Media tersebut digunakan untuk memantau pembiasaan positif siswa, termasuk aktivitas keagamaan dan kedisiplinan di sekolah maupun di rumah. Dengan demikian, pembentukan karakter tidak berhenti di lingkungan sekolah, tetapi dilanjutkan melalui pendampingan orang tua.
Pelaksanaan DUDA CERIA dilakukan melalui tiga tahapan. Pertama, persiapan dan konsolidasi internal, meliputi sosialisasi kepada komite sekolah, guru dan orang tua serta penyiapan sarana pendukung. Kedua, implementasi dan pemantauan rutin, melalui pelaksanaan kegiatan keagamaan, tahfidz, seni banjari, serta pengisian jurnal karakter. Ketiga, penguatan, evaluasi dan pengembangan, melalui evaluasi perkembangan siswa dan kegiatan apresiasi seperti lomba hafalan, doa kreatif, serta pentas seni banjari antarkelas.
Sekolah menargetkan tingkat partisipasi siswa dalam kegiatan ibadah rutin mencapai sedikitnya 85 persen, sementara sekitar 80 persen siswa diharapkan mengalami peningkatan kedisiplinan dan sikap religius. Kepuasan orang tua dan komite sekolah terhadap program juga ditargetkan mencapai 90 persen.
Selain membangun karakter religius, DUDA CERIA diharapkan menjadi alternatif aktivitas positif yang dapat mengurangi ketergantungan anak terhadap gadget. Aktivitas fisik, seni, hafalan, interaksi sosial, dan kegiatan keagamaan memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan potensi secara lebih seimbang.
Bagi sekolah, inovasi tersebut sekaligus memperkuat identitas SDN Dumpiagung 2 sebagai sekolah yang mengembangkan pendidikan karakter berbasis religiusitas dan kreativitas. Sementara bagi orang tua, keberadaan jurnal karakter memberikan sarana untuk memantau serta mendampingi perkembangan kebiasaan positif anak secara berkelanjutan.
Dengan konsep yang sederhana, murah, dan mudah diterapkan, DUDA CERIA diharapkan tidak hanya menjadi inovasi di SDN Dumpiagung 2, tetapi juga dapat direplikasi oleh sekolah dasar lainnya, baik di wilayah pedesaan maupun perkotaan. Program ini menegaskan bahwa menghadapi era digital tidak cukup hanya dengan membatasi penggunaan teknologi, tetapi juga perlu menghadirkan aktivitas alternatif yang membuat anak cerdas, energik, religius, imajinatif, dan aktif.

Penulis: AW

Show More
Dapatkan berita terupdate dari Deras ID di:

Berita Terkait

Back to top button

Adblock Detected

Mohon Matikan AdBlock di Browser Anda, Untuk Menikmati Konten Kami