BeritaDaerah

SDN Pendowolimo Hadirkan AGENCY, Ekosistem Digital untuk Perkuat Literasi dan Numerasi Siswa

Lamongan, Deras.Id – SD Negeri Pendowolimo terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital melalui inovasi AGENCY (Agen Generation Literacy dan Numeracy). Program tersebut dikembangkan sebagai ekosistem digital berbasis website sekolah yang dipadukan dengan pembiasaan literasi dan numerasi secara terstruktur untuk meningkatkan kemampuan siswa sekaligus mengarahkan pemanfaatan gadget pada aktivitas yang edukatif.
Inovasi ini dilatarbelakangi hasil evaluasi dan Rapor Pendidikan SD Negeri Pendowolimo yang menunjukkan bahwa kemampuan literasi dan numerasi siswa masih perlu ditingkatkan. Kondisi tersebut dipengaruhi sejumlah faktor, antara lain belum konsistennya pembiasaan membaca sejak dini, keterbatasan buku penunjang yang menarik dan bervariasi, belum optimalnya ekosistem literasi-numerasi di sekolah, serta pemanfaatan gadget yang lebih dominan untuk hiburan.
Kepala SD Negeri Pendowolimo menjelaskan, perkembangan teknologi harus direspons secara positif dengan menghadirkan ruang digital yang aman, menarik, dan memiliki nilai edukatif. Melalui AGENCY, gadget tidak hanya dipandang sebagai sumber hiburan, tetapi dapat diarahkan menjadi sarana belajar, berkarya, berkomunikasi, dan memperoleh informasi yang terverifikasi.
“AGENCY kami hadirkan untuk membangun budaya literasi dan numerasi yang lebih dekat dengan keseharian siswa. Teknologi kami manfaatkan sebagai media pendukung agar kegiatan membaca, menulis, berhitung, dan berkarya menjadi lebih menyenangkan,” ujarnya.
AGENCY dikembangkan menggunakan Google Sites sebagai pusat informasi dan portal literasi digital sekolah. Platform tersebut dilengkapi berbagai fitur yang memungkinkan warga sekolah mengakses informasi secara terpusat sekaligus mendukung aktivitas pembelajaran.
Salah satu fitur unggulannya adalah Ruang Publikasi Karya Siswa, yang menjadi wadah bagi peserta didik untuk menampilkan cerpen, puisi, artikel, komik, maupun karya kreatif lainnya. Fitur tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa sekaligus memberikan apresiasi terhadap proses dan hasil belajar mereka.
Selain itu, AGENCY menghadirkan konten numerasi berbasis gamifikasi berupa permainan, teka-teki, dan kuis interaktif. Pendekatan tersebut dirancang agar siswa dapat berlatih kemampuan numerasi melalui aktivitas yang lebih menarik dan tidak monoton.
Inovasi ini juga mengintegrasikan program EveryDay Reading, yakni pembiasaan membaca selama 15 menit sebelum kegiatan belajar mengajar. Aktivitas membaca kemudian diperkuat melalui jurnal literasi digital sehingga perkembangan kebiasaan membaca siswa dapat dipantau secara lebih terstruktur.
Aspek kolaborasi juga menjadi bagian penting dalam AGENCY. Guru, siswa, dan orang tua dilibatkan dalam mengawal perkembangan literasi anak. Dengan demikian, pembiasaan literasi tidak hanya berlangsung di sekolah, tetapi dapat diteruskan di lingkungan keluarga.
Pengembangan AGENCY dilakukan melalui empat tahapan. Pertama, tahap persiapan yang mencakup analisis kebutuhan, pembentukan tim pengelola, penyusunan konten, dan peningkatan kapasitas digital guru. Kedua, tahap pengembangan berupa pembuatan website, integrasi fitur interaktif, dan uji coba.
Tahap ketiga adalah implementasi melalui sosialisasi kepada warga sekolah dan wali murid, peluncuran platform, serta penerapan kegiatan EveryDay Reading. Selanjutnya, tahap evaluasi dan keberlanjutan dilakukan melalui monitoring berkala, pengumpulan umpan balik pengguna, serta penyempurnaan konten dan fitur.
Melalui AGENCY, SD Negeri Pendowolimo menargetkan terbentuknya ekosistem digital sekolah yang informatif, interaktif, dan edukatif. Program tersebut juga diharapkan meningkatkan minat baca, kemampuan numerasi, kreativitas, serta kemampuan siswa dalam berpikir kritis dan logis.
Pada akhirnya, AGENCY diharapkan mampu mendorong peningkatan capaian literasi dan numerasi dalam Rapor Pendidikan, memperkuat keterlibatan orang tua dalam proses pembelajaran, serta meningkatkan prestasi akademik dan nonakademik siswa.
Inovasi tersebut sekaligus menjadi langkah SD Negeri Pendowolimo dalam mewujudkan digitalisasi pendidikan yang tidak sekadar mengikuti perkembangan teknologi, tetapi mampu mengarahkan teknologi menjadi bagian dari budaya belajar yang positif dan berkelanjutan.

Penulis: AW

Show More
Dapatkan berita terupdate dari Deras ID di:

Berita Terkait

Back to top button

Adblock Detected

Mohon Matikan AdBlock di Browser Anda, Untuk Menikmati Konten Kami