BeritaDaerah

Mahasiswa KKN 48 Universitas Trunodjoyo Madura Edukasi Pengelolaan Limbah Air Tahu Menjadi Pupuk Organik Cair di Desa Aengbaja Kenek

Sumenep, Deras.Id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 48 Universitas Trunojoyo Madura (UTM) melaksanakan program edukasi pengelolaan limbah air tahu menjadi pupuk organik cair (POC) di Desa Aengbaja Kenek, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan limbah secara ramah lingkungan sekaligus mendorong pemanfaatan limbah cair tahu menjadi produk yang memiliki nilai guna bagi sektor pertanian.

Limbah cair tahu merupakan salah satu hasil samping industri rumah tangga yang masih sering dibuang langsung ke saluran pembuangan tanpa melalui proses pengolahan. Kondisi tersebut dapat menimbulkan polusi lingkungan, menurunkan kualitas udara, serta menimbulkan bau tidak sedap di sekitar organisasi. Melalui program kerja ini, mahasiswa KKN menawarkan solusi sederhana dan mudah diterapkan oleh masyarakat, yaitu mengolah limbah air tahu menjadi pupuk organik cair melalui proses fermentasi.

Mahasiswa KKN 48 Universitas Trunodjoyo Madura Edukasi Pengelolaan Limbah Air Tahu Menjadi Pupuk Organik Cair di Desa Aengbaja Kenek
Tim KKN 48 UTM 2026 bersama masyarakat dalam pengelolaan limbah

Pada kegiatan edukasi tersebut, mahasiswa memberikan penjelasan mengenai manfaat pupuk organik cair, bahan-bahan yang digunakan, serta tahapan pembuatannya. Proses fermentasi dilakukan dengan memanfaatkan limbah air tahu sebagai bahan utama, kemudian ditambahkan EM4 sebagai aktivator mikroorganisme dan tetes tebu (molase) sebagai sumber nutrisi bagi mikroba selama proses fermentasi. Campuran fermentasi tersebut dalam wadah tertutup hingga menghasilkan pupuk organik cair yang siap diaplikasikan pada tanaman.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga dilengkapi dengan praktik langsung pembuatan pupuk organik cair agar masyarakat dapat memahami setiap tahapan proses secara lebih jelas. Antusiasme masyarakat terlihat dari partisipasi aktif dalam mengikuti kompresi serta diskusi mengenai manfaat POC untuk meningkatkan kesuburan tanah, memperbaiki pertumbuhan tanaman, dan mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia.

Melalui kegiatan ini, Mahasiswa KKN 48 Universitas Trunojoyo Madura berharap masyarakat Desa Aengbaja Kenek dapat menerapkan pengelolaan limbah air tahu secara mandiri sehingga limbah yang sebelumnya berpotensi mencemari lingkungan dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat, bernilai ekonomis, serta mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan pertanian yang berkelanjutan.

Penulis : Tim KKN 48 UTM 2026

Show More
Dapatkan berita terupdate dari Deras ID di:

Berita Terkait

Back to top button

Adblock Detected

Mohon Matikan AdBlock di Browser Anda, Untuk Menikmati Konten Kami