BeritaNasional

Kolaborasi dengan IFAD, Kemendes Dorong Inovasi Ketahanan Pangan Berbasis Potensi Desa

Jakarta, Deras.id Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) berkolaborasi dengan Internasional Fund for Agriculture Development (IFAD) untuk mendorong berbagai upaya inovasi dalam meningkatkan ketahanan pangan kawasan pedesaan di Indonesia Timur.

Pembangunan lahan demonstrasi pilot (demplot) budi daya berbagai tanaman pangan terus menunjukkan progres positif.

Hal tersebut tampak saat kunjungan langsung delegasi IFAD dan tim Kemendes PDTT ke lahan percontohan demplot kelompok penerima bantuan (KPB) Maju Bersama di Desa Usliapan, Kecamatan Teon Nila Serua, Kabupaten Maluku Tengah, provinsi Maluku, pekan lalu.

Budi daya ubi jalar di Demplot Maju Bersama menunjukkan perkembangan positif baik dari praktik tanam hingga jalur distribusi pemasaran.

“Kami terus berkomitmen mendorong ketahanan pangan berdasarkan potensi lokal daerah. Maka kami ingin memastikan pengembangan budi daya ubi jalar di Maluku Tengah ini berada di jalur yang benar,” ujar Audit Officer Office of Audit and Oversight IFAD Wael Bzaih yang didampingi Luigi Pralangga dari IFAD Indonesia.

Baca Juga:  Hilirisasi Komoditas Lokal di Desa Pacu Pertumbuhan Ekonomi

IFAD menilai saat ini berbagai negara dunia harus menguatkan ketahanan pangan berdasarkan potensi lokal masing-masing.

Pilihan pengembangan Ubi Jalar sebagai bahan pangan alternative di Maluku Tengah misalnya sudah tepat karena sesuai dengan potensi wilayah tersebut.

“Pengembangan ubi jalar sebagai bahan pangan alternatif dalam pandangan kami sesuai dengan potensi lokal yang akan memastikan ketersediaan pangan sekaligus menjadi komoditas strategis untuk mengentaskan kemiskinan di Maluku Tengah dan sekitarnya,” kata Wael.

Model Demplot merupakan salah satu andalan program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD), kerja sama Kemendes PDTT dan IFAD untuk peningkatan ekonomi yang inklusif pada masyarakat Kawasan Indonesia Timur.

Untuk tahun 2023, Program TEKAD telah menargetkan untuk melaksanakan Demplot di 352 KPB yang tersebar di 9 Provinsi sasaran Program TEKAD yaitu Maluku Utara, Maluku, NTT, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua, dan Papua Selatan.

Baca Juga:  Mendes PDTT: Kinerja Pendamping Desa Harus Terukur

Penulis: Ifta l Editor: Saiful

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button

Adblock Detected

Mohon Matikan AdBlock di Browser Anda