Lamongan, Deras.Id – Transformasi digital terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang kesehatan. Puskesmas Kedungpring, Kabupaten Lamongan, menghadirkan inovasi SIMas KDP (Sistem Informasi Masyarakat Kedungpring), sebuah aplikasi berbasis Android yang mengintegrasikan berbagai layanan kesehatan dalam satu platform digital sehingga masyarakat dapat mengakses pelayanan secara lebih mudah, cepat, dan efisien.
Inovasi SIMas KDP lahir sebagai jawaban atas berbagai tantangan pelayanan kesehatan, seperti masih rendahnya pemanfaatan pendaftaran online, antrean panjang di loket pelayanan, kurang optimalnya penyebaran informasi kesehatan, lambatnya respons terhadap pengaduan masyarakat, hingga terbatasnya akses informasi mengenai jadwal layanan dan kegiatan kesehatan masyarakat.
Melalui aplikasi ini, masyarakat kini dapat memperoleh berbagai layanan kesehatan hanya melalui telepon genggam. Berbagai fitur unggulan yang tersedia antara lain pendaftaran pasien secara online, informasi layanan Puskesmas, konsultasi kesehatan dengan dokter, perawat, maupun bidan, layanan pengaduan masyarakat, skrining kesehatan, perpustakaan digital kesehatan, kalkulator indeks massa tubuh, jadwal Posyandu, informasi kegiatan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM), hingga akses layanan kegawatdaruratan dan mobil sehat.
Selain memberikan kemudahan bagi masyarakat, SIMas KDP juga mendukung peningkatan efektivitas pelayanan di lingkungan Puskesmas Kedungpring. Seluruh informasi kesehatan dapat disampaikan secara digital dan selalu diperbarui, proses pendaftaran menjadi lebih cepat sehingga mengurangi antrean, serta meningkatkan komunikasi antara tenaga kesehatan dengan masyarakat.
Seiring perkembangan kebutuhan pelayanan, aplikasi SIMas KDP terus mengalami penyempurnaan. Pada versi 5.0, Puskesmas Kedungpring menambahkan berbagai fitur baru seperti Bantuan Darurat (Sistem Penanganan Gawat Darurat Terpadu), pendaftaran online melalui WhatsApp, serta integrasi akses menuju media sosial dan website resmi Puskesmas sehingga informasi dapat diterima masyarakat secara lebih cepat dan luas.
Hingga saat ini, aplikasi SIMas KDP telah diunduh dan dimanfaatkan lebih dari 1.900 pengguna, menunjukkan tingginya penerimaan masyarakat terhadap inovasi digital tersebut. Kehadiran aplikasi ini juga memberikan dampak positif terhadap kualitas pelayanan, yang tercermin dari meningkatnya Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Puskesmas Kedungpring, dari 84,28 persen pada tahun 2019 menjadi 85,08 persen pada tahun 2022.
Kepala Puskesmas Kedungpring menyampaikan bahwa inovasi ini merupakan bentuk komitmen dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi sekaligus mendukung terwujudnya visi Kabupaten Lamongan, yaitu “Terwujudnya Kejayaan Lamongan yang Berkeadilan” melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan responsif terhadap perubahan zaman.
Melalui SIMas KDP, Puskesmas Kedungpring berharap pelayanan kesehatan yang semakin modern, mudah diakses, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat dapat terus diwujudkan. Inovasi ini menjadi bukti bahwa transformasi digital di sektor kesehatan mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih efektif sekaligus meningkatkan kepuasan masyarakat.
Penulis: AW












