Sumenep, Deras.Id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 36 Universitas Trunojoyo Madura (UTM) melaksanakan program pendampingan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Kapedi, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep. Program ini menyasar dua UMKM unggulan desa, yaitu Keripik Pisang Fariska dan Rengginang Mathoo, sebagai upaya meningkatkan daya saing produk lokal melalui penguatan branding, digitalisasi, dan administrasi usaha. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung pengembangan potensi ekonomi masyarakat selama pelaksanaan KKN.

Pendampingan diawali dengan melakukan observasi dan wawancara bersama pemilik usaha untuk mengetahui proses produksi, sistem pemasaran, serta kendala yang dihadapi dalam menjalankan usaha. Berdasarkan hasil observasi, kedua UMKM memiliki produk yang berkualitas dan berpotensi berkembang lebih luas apabila didukung dengan strategi pemasaran yang lebih modern. Oleh karena itu, mahasiswa KKN menyusun program pendampingan yang berfokus pada peningkatan identitas usaha dan pemanfaatan teknologi digital.
Sebagai langkah awal, mahasiswa memasang banner usaha di lokasi produksi Keripik Pisang Fariska dan Rengginang Mathoo sebagai identitas usaha sekaligus media informasi bagi masyarakat. Selain itu, mahasiswa membuat titik lokasi usaha di Google Maps sehingga keberadaan kedua UMKM lebih mudah ditemukan oleh calon konsumen dari dalam maupun luar Desa Kapedi. Kehadiran identitas fisik dan digital tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap produk lokal.
Upaya digitalisasi juga dilakukan melalui pembuatan akun media sosial Instagram dan TikTok untuk masing-masing UMKM. Mahasiswa memberikan pendampingan mengenai cara mengelola akun, membuat konten promosi yang menarik, serta memanfaatkan media sosial sebagai sarana pemasaran yang efektif. Dengan adanya media sosial, pelaku usaha diharapkan mampu menjangkau pasar yang lebih luas dan meningkatkan daya saing produknya.
Selain aspek pemasaran, mahasiswa KKN turut membantu menyusun pembukuan sederhana yang berisi pencatatan pemasukan, pengeluaran, dan keuntungan usaha. Pembukuan tersebut bertujuan agar pelaku UMKM dapat mengelola keuangan secara lebih tertata dan mengetahui perkembangan usahanya dari waktu ke waktu. Pengelolaan administrasi yang baik juga diharapkan dapat menjadi dasar dalam mengambil keputusan untuk pengembangan usaha di masa mendatang.
Program pendampingan ini mendapat sambutan positif dari pemilik UMKM karena memberikan manfaat yang dapat langsung diterapkan dalam kegiatan usaha sehari-hari. Pemasangan banner, pembuatan Google Maps, akun media sosial, serta pembukuan sederhana dinilai menjadi langkah awal yang penting dalam meningkatkan profesionalisme usaha. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Kelompok 36 UTM berharap Keripik Pisang Fariska dan Rengginang Mathoo semakin dikenal masyarakat serta mampu berkembang sebagai produk unggulan Desa Kapedi yang berdaya saing.
Penulis: TIM KKN 36 UTM 2026












