Presiden Volodymyr Zelensky Kutuk Hasil Referendum 4 Wilayah Ukraina
Ukraina, Deras.id – Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengutuk keras hasil referendum empat wilayah negaranya yang dianggap tidak sah.
Zelensky menegaskan akan membela warganya di wilayah yang diduduki Moskow. Ia juga menganggap bahwa hasil referendum tersebut sebagai lelucon dan tidak dapat diterima secara hukum.
“Saya tidak akan bernegosiasi apapun dengan Rusia menyusul referendum tersebut”, ungkap Zelensky dilansir dari YouTube chanel TVOne pada Kamis (29/9/2022).
Empat wilayah Ukraina yang diduduki Rusia yaitu Zaporizhzhia, Kherson, Lugansk timur, dan Donetsk mengadakan referendum pada Selasa, 27 September 2020. Hasil akhir referendum menyatakan bahwa empat wilayah tersebut ingin bergabung dengan Moskow.
Lebih dari 90 persen penduduk di empat wilayah ini diklaim mendukung bergabung dengan Federasi Rusia. Meskipun demikian, Zelensky secara tegas menolak keputusan tersebut.
Penolakan Zelensky ini didukung PBB dan banyak negara termasuk AS dan Israil karena masih mengakui integritas wilayah Ukraina.
Sementara itu data pemilih empat wilayah Ukraina yang diduduki Rusia menunjukkan 93,11 % pemilih di Zaboriziam Selatan, 87,05 % pemilih di Carson memilih aneksasi Rusia. 98,42 % pemilih Lugas Timur yang dikendalikan kelompok sparatis pro Rusia memilih bergabung dengan Rusia, dan 99,23 % pemilih di wilayah Donets hengkang dari Ukraina.
Penulis: Sofi l Editor: Ifta












