EntertaimentInternasional

Penguntit Apartemen Taylor Swift Ditangkap Polisi

Jakarta, Deras.id – Taylor Swift baru-baru iani harus mengalami kejadian tidak menyenangkan. Pasalnya, seorang pria penguntit telah ditangkap oleh polisi karena berusaha masuk ke apartemen Taylor di Tribeca, New York pada Sabtu (19/1/2024).

“Saat tiba, polisi mendapat informasi bahwa orang tersebut berusaha membuka pintu gedung di lokasi,” ujar juru bicara Departemen Kepolisian New York.

Juru bicara Departemen New York menyatakan bahwa polisi menerima laporan adanya ‘orang yang tidak tertib’ di Franklin Street. Keterangan tersebut diberikan oleh seorang saksi mata yang melihat penguntit tersebut pergi ke pintu rumah Taylor sekitar pukul 13.00 waktu setempat. Setelah mendapat laporan tersebut, sekitar pukul 13.35 polisi tiba di kediaman penyanyi ‘Anti-Hero’ itu dan segera meringkus penguntit tersebut.

Baca Juga:  Yoo Ah In Diduga Bantu Komplotannya Kabur

Seorang saksi menyatakan bahwa dia telah melihat pria penguntit tersebut mengitari lingkungan kediaman Taylor selama sebulan. Dia juga diketahui tidur di beranda, terus menerus merokok, berteriak, hingga membuat semua orang di lingkungan tersebut merasa tidak nyaman. Seorang tetangga Taylor sempat menanyakan alasan pria tersebut tidak beranjak dari tempatnya.

“Ketika dia tiba sebelum natal, suami saya bertanya apa yang dia lakukan di sini dan dia berkata, ‘saya ingin bertemu Taylor’. Dia bahkan pernah membawa bunga. Saya memintanya pergi pagi ini dan dia hanya menatap saya,” ungkapnya kepada Page Six pada Senin (21/1/2024).

Sebelumnya, orang-orang di lingkungan tersebut telah berkali-kali melaporkan pria penguntit itu kepada polisi. Tetapi petugas kepolisian tidak menanggapi hingga penguntit tersebut berusaha membobol apartemen Taylor. Penangkapan tersebut secara resmi dilakukan atas surat perintah penangkapan yang aktif dan tidak terikat.

Baca Juga:  Lee Min Ho Diperiksa Atas Dugaan Penggelapan Pajak, Begini Penjelasan Agensi

Di sisi lain, Taylor diduga tidak berada di apartemennya di New York ketika aksi pembobolan itu terjadi. Namun, beberapa jam sebelum penguntit tersebut tiba di apartemen sang artis, terlihat tiga pengawal Taylor berpatroli di sekitar apartemennya.

Sementara itu, terungkap bahwa ini bukan kali pertama Taylor mengalami penguntitan. Pada 2 Juni lalu, Michel Tebet (36) didakwa karena menguntit, mengancam, melanggar privasi, dan melecehkan sang penyanyi. Tebet juga berusaha masuk ke kediaman kekasih Travis Kelce itu di Nashville hingga mengirimkan pesan suara yang berisi ancaman akan meledakkan bom jika dia tidak bersama Taylor Swift.

Selain itu, pada tahun 2018, seorang pria bernama Roger Alvarado juga berusaha masuk ke rumah Taylor di Tribeca. Bahkan dia juga sampai mandi dan tidur di salah satu tempat tidur Taylor Swift. Ada pula Joshua Christian yang diduga menguntit Swift pada tahun 2022. Semuanya telah diamankan oleh polisi dan diperintahkan oleh hakim untuk menjauh dari Taylor Swift.

Baca Juga:  Enam Menit Dibuka, Tiket Konser Coldplay Rp 11 Juta Ludes Terjual

Penulis: Dinda | Editor: Apr

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button

Adblock Detected

Mohon Matikan AdBlock di Browser Anda