BeritaInternasional

WHO Kirim Bantuan ke Ukraina untuk Korban Banjir

Kyiv, Deras.id – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengirimkan pasokan bantuan ke wilayah yang dilanda banjir. Mereka juga akan menanggapi berbagai risiko kesehatan termasuk trauma dan penyakit yang ditularkan melalui air seperti kolera.

“WHO telah bergegas untuk mendukung pihak berwenang dan petugas kesehatan dalam tindakan pencegahan terhadap penyakit yang ditularkan melalui air dan untuk meningkatkan pengawasan penyakit,” kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam konferensi pers, seperti dikutip dari reuters.com, Kamis (8/6/2023).

Petugas teknis WHO Teresa Zakaria mengatakan tentang risiko kolera bahwa wabah muncul karena patogen ada di lingkungan. Dia mengatakan bahwa WHO sedang bekerja dengan kementerian kesehatan Ukraina untuk menerapkan mekanisme guna memastikan bahwa vaksin dapat diimpor jika diperlukan.

Baca Juga:  Tentara Cadangan Rusia Banyak Membunuh Korban di Ukraina

“Kami mencoba untuk mengatasi risiko kesehatan yang sebenarnya terkait dengan banjir, mulai dari trauma tenggelam, hingga penyakit yang ditularkan melalui air, tetapi juga hingga implikasi potensial gangguan terhadap pengobatan kronis,” tambahnya.

“Dampak sistem sanitasi pasokan air dan layanan kesehatan masyarakat di kawasan ini tidak dapat diremehkan,” pungkasnya.

Bendungan Kakhovka yang besar di Sungai Dnipro memisahkan pasukan Rusia dan Ukraina, orang-orang terkena dampak di kedua sisi tepiannya. Direktur Kedaruratan WHO Mike Ryan mengatakan WHO telah menawarkan bantuan ke daerah-daerah yang dikuasai Rusia.

Rusia dan Ukraina saling menyalahkan atas runtuhnya bendungan pembangkit listrik tenaga air Kakhovka era Soviet, yang membuat air mengalir melintasi zona perang Ukraina selatan. Lalu memaksa puluhan ribu orang meninggalkan rumah mereka.

Baca Juga:  Kemendes PDTT dengan KPK Bakal Integrasikan SIPEMANDU DESA dan JAGA Desa

Mike juga menambahkan bahwa pihak berwenang Rusia telah memberi mereka jaminan bahwa orang-orang yang tinggal di daerah didudukinya mendapatkan perawatan maksimal. Otoritas Ukraina dan Rusia akan menyetujui bagaimana hal itu dapat dicapai.

“Kami akan senang dapat mengakses daerah-daerah itu dan dapat memantau kesehatan seperti yang ingin kami lakukan dalam kebanyakan situasi,” kata Mike.

Penulis: Andre l Editor: Saiful

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button

Adblock Detected

Mohon Matikan AdBlock di Browser Anda