BeritaInternasional

Ukraina Lancarkan Serangan untuk Rebut Kembali Wilayah yang Diduduki Rusia

Moskow, Deras.id – Kementerian pertahanan Rusia mengatakan bahwa Ukraina telah melakukan serangan besar-besaran untuk merebut kembali wilayah Donetsk. Namun, Moskow berhasil menggagalkan serangan dadakan itu dan telah menghancurkan tank Ukraina.

“Pada pagi hari, musuh melancarkan serangan besar-besaran di lima sektor depan ke arah Donetsk Selatan. Pada siang hari, penjajah melakukan 23 serangan tetapi semuanya berhasil dipukul mundur oleh unit-unit pasukan pertahanan” isi pernyataan yang dirilis kementerian pertahanan Rusia, seperti dikutip dari aljazeera.com, Senin (5/6/2023).

Dalam pembaruan terakhir, staf umum angkatan bersenjata Ukraina mengatakan bahwa Rusia memfokuskan upaya militernya pada pendudukan penuh di wilayah Luhansk dan Donetsk.

Donetsk adalah salah satu dari empat wilayah Ukraina yang dianeksasi Rusia September lalu, bersama dengan Luhansk, Zaporizhzhia dan Kherson. Dalam serangan itu, Ukraina menggunakan enam batalion mekanik dan dua tank.

Baca Juga:  Polres Malang Buru Pelaku Penjambretan dan Pembacokan

“Tujuan musuh adalah untuk menerobos pertahanan kami di sektor paling rentan, tetapi musuh tidak mencapai tugasnya dan tidak berhasil,” tambah pernyataan itu.

Diketahui, Ukraina telah mempersiapkan serangan balasan untuk merebut kembali wilayah yang diduduki Rusia sejak invasi besar-besaran ke Ukraina pada Februari tahun 2022, serta semenanjung Krimea yang direbutnya pada 2014.

Kyiv mengatakan bahwa untuk merebut kembali wilayah itu, mereka akan melakukan serangan untuk melemahkan pasukan dan fasilitas militer Rusia. Atau mereka akan melakukan serangan simultan skala besar di seluruh garis depan 1.100 kilometer (684 mil).

Lebih lanjut, Ukraina dalam beberapa pekan terakhir berusaha melemahkan posisi Rusia. Akhir bulan lalu, seorang pejabat senior mengatakan operasi pendahuluan seperti menghancurkan jalur pasokan atau meledakkan depot sudah dimulai.

Baca Juga:  Rusia Tahan Anak-Anak Ukraina, Peneliti: ini Kejahatan Kemanusiaan

Sebelumnya, dalam serangan pesawat tak berawak telah membuat fasilitas energi terbakar di wilayah Belgorod Rusia, dan Gubernur regional Vyacheslav Gladkov melaporkan lebih banyak serangan oleh Korps Sukarelawan Rusia yang pro-Ukraina, anti-Kremlin dan kelompok bersenjata Legiun Kebebasan Rusia.

Sementara, Rusia mengklaim bahwa pasukannya telah membunuh 250 tentara Ukraina dan juga menghancurkan 16 tank, tiga kendaraan tempur infanteri dan 21 kendaraan tempur lapis baja pada serangan itu.

Penulis: Andre l Editor: Saiful

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button

Adblock Detected

Mohon Matikan AdBlock di Browser Anda