NasionalBeritaOpini

Santri Banjarmasin, Mengejar Impian Menjadi Imam di Tanah Arab

Banjarmasin, Deras.id – Muhammad Rasyad, mahasiswa Bimbingan Penyuluhan Islam di UIN ANTASARI Banjarmasin, mengejar impian menjadi imam di tanah Arab. Ia aktif dalam organisasi kampus dan mendapatkan beasiswa program khusus dai dari Fakultas Dakwah dan Komunikasi.

“Rezeki lulus seleksi menjadi imam di UEA tak lepas dari doa orang tuaku… Saya berharap impian ini dapat menjadi motivasi dan inspirasi bagi santri-santri di Indonesia, terutama santri Kalimantan yang memiliki impian serupa menjadi imam di tanah Arab.”

Muhammad Rasyad, selain sebagai mahasiswa, juga aktif mengisi kegiatan keagamaan di Banjarmasin, seperti aqiqah, tasmiyah, ceramah, dan khutbah Jumat. Sejak 2017, ia menjadi imam tetap di Masjid Al-Ikhwan dan mengajar kajian di majelis ta’lim Al-Ikhwan untuk ibu-ibu.

Baca Juga:  Tidak Jadi Miskin, Dony Salmanan Divonis 4 Tahun dan Barang Sitaan Dikembalikan

“Saya anak ketujuh dari delapan bersaudara dan merupakan harapan kedua orang tua saya… Besar harapan saya ini nantinya menjadi sebuah motivasi dan saya bisa menginspirasi santri-santri di Indonesia terutama santri Kalimantan yang mempunyai impian yang serupa menjadi imam di tanah Arab.”

Muhammad Rasyad memiliki latar belakang pendidikan agama yang kuat. Ia belajar di Pondok Pesantren Darussalam Martapura dan mendapatkan beasiswa pasca tahfidz di Pondok Pesantren Bayt Al-Qur’an yang didirikan oleh Quraish Shihab.

Meskipun mendapatkan apresiasi dari masyarakat kampus UIN ANTASARI Banjarmasin, Muhammad Rasyad merasa kurang mendapat dukungan dari Kementerian Agama Wilayah Kalimantan, pemerintah Kota Banjarmasin, dan Kalimantan Selatan. Baginya, dukungan tersebut penting untuk menginspirasi dan memotivasi masyarakat Kalimantan Selatan, terutama dalam tahfidz Al-Qur’an.

Baca Juga:  Jabatan Eko Darmanto Dicopot, Kemenkeu Gelar Pemeriksaan Lanjutan

Muhammad Rasyad, sebagai seorang kader PMII, berharap prestasinya dapat sampai ke Pengurus Besar PMII dan menjadi inspirasi bagi kader-kader PMII di Indonesia.

Penulis: Leo | Editor: Saiful

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button

Adblock Detected

Mohon Matikan AdBlock di Browser Anda