NasionalBerita

Puan Bela Ganjar Soal Nilai Penegakan Hukum Era Jokowi Jeblok

Jakarta, Deras.id – Ketua DPP PDIP Puan Maharani buka suara soal penilaian Capres Ganjar Pranowo tentang penegakan hukum di era Presiden Joko Widodo yang jeblok. Puan mengatakan Ganjar memberikan penilaian tersebut pasti berdasarkan data yang dimiliki.

“Pak Ganjar dalam menyampaikan hal itu tentu mempunyai data, dan datanya tersebut itu tentu saja harus ditanyakan kepada pak Ganjar seperti apa,” ujar Puan Maharani di Kompleks Senayan, Jakarta, Selasa (21/11/2023).

Puan meminta publik tak mempunyai pikiran yang macam-macam atas penilaian Ganjar tersebut. Terlebih menurutnya saat ini Indonesia sedang mempersiapkan pesta demokrasi menjelang pemilu 2024.

“Jadi jangan kemudian kita berpikir yang macam macam lah, kita berpikir kita tuh punya pikiran karena ini dalam menjelang pesta demokrasi atau pemilu, jadi ada pemikiran macam macam,” kata Puan.

Baca Juga:  Bertemu Gus Imin, Ini Komitmen Puan untuk PKB

Di sisi lain, Puan menyampaikan bahwa otokritik dan evaluasi terhadap kinerja penegakan hukum di Indonesia perlu dilakukan. Menurutnya, hal itu sangat penting untuk memperbaiki implementasi hukum di Indonesia.

“Otokritik atau kemudian evaluasi tentu saja harus selalu dilakukan untuk Indonesia,” ucap Puan.

Lebih lanjut, Ketua DPR RI tersebut berharap ke depannya penegakan hukum di Indonesia berjalan lebih baik. Sehingga hukum di Indonesia akan berjalan dengan jujur dan adil tanpa adanya tebang pilih.

“Bagaimana kemudian dalam pelaksanaan penegakan hukum sekarang ke depan dan yang akan datang itu memang bisa berjalan dengan baik, jujur, adil, kemudian tidak ada tebang pilih, itu yang bisa saya sampaikan,” harap Puan.

Sebelumnya, Capres Ganjar Pranowo memberikan penilaian 5 dari 10 soal penegakan hukum di era Presiden Joko Widodo. Ganjar menilai penegakan hukum di Indonesia jeblok karena putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal syarat usia capres cawapres 2024.

Baca Juga:  Netanyahu Acuhkan Protes AS Soal Kunjungan Ben-Gvir di Al-Aqsa

“Dengan adanya kasus di MK nilainya jeblok. Karena dengan kejadian itu, persepsi publik hari ini jadi berbeda, yang kemarin kelihatan tegas, hari ini dengan kejadian-kejadian terakhir jadi tidak demikian. Maka, nilainya jeblok,” kata Ganjar saat mengisi acara di Makassar, Sabtu (18/11/2023).

Penulis: Diraf l Editor: Rifai

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button

Adblock Detected

Mohon Matikan AdBlock di Browser Anda