BeritaNasional

Dorong Pemberdayaan UMKM, Sri Mulyani Resmikan Gedung Baru PIP

Nasional, Deras.id – Gedung baru milik Badan Layanan Usaha (BLU) di bawah Kementerian Keuangan, Pusat Investasi Pemerintah (PIP), di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat telah sah diresmikan oleh Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani hari ini, Jumat (17/5/2024).

Menteri Keuangan ingin anggaran yang dikeluarkan sebesar Rp44 miliar untuk gedung baru tidak sia sia, artinya banyak kontribusi positif dari kinerja PIP.

“Tantangan bagi PIP, bagaimana sebagai shareholder utama Kemenkeu memiliki pemikiran yang benar-benar jernih dan strategis serta antisipatif mengenai BLU PIP ini,” ujarnya dalam sambutan.

Jika dilihat dari tugas PIP sebagai lembaga yang menyokong usaha mikro kecil menengah (UMKM) bertugas menyalurkan kredit bagi para debitur yang tidak dapat mengambil pinjaman di bank pada umumnya. Sebab itulah, menurut Sri Mulyani penting menekankan adanya tantangan bagi PIP untuk menentukan arah, karena untuk menyokong UMKM pun Indonesia telah memiliki Kementerian Koperasi dan UMKM.

Baca Juga:  Mahasiswa PMI Adakan Sosialisasi Layanan Lapak Desa

“Saya minta dari misi UMKM ini, untuk PIP dan Kemenkeu sendiri untuk memikirkan positioning dari PIP terutama sudah investasi gedung seperti ini, terhadap instansi lain seperti Kemenkop UMKM, KUR, PMN, Pegadaian,” ungkapnya.

Sekilas informasi, kantor baru PIP yang terletak di Jl. Dr. GSSJ Ratulangi No.17, Jakarta Pusat, merupakan pemugaran dari gedung lama aset milik Kemenkeu. Selama proses pembangunan telah diupayakan terus berkonsultasi dengan dinas kebudayaan untuk menjaga aspek orisinalitas dari gedung asli.

Ismed Saputra selaku Direktur Utama PIP Ismed Saputra berharap adanya gedung baru ini dapat meningkatkan semangat dan motivasi kerja agar lebih maksimal lagi untuk memperluas jangkauan akses pembiayaan.

Gedung lima lantai ini dilengkapi dengan berbagai ruang pertemuan untuk memudahkan koordinasi baik dengan Kemenkeu maupun UMKM.

Baca Juga:  Pajak Tiket Konser Coldplay 15 Persen, Kemenkeu Buka Suara

“Jadi program kita untuk kurasi debitur, kemudian pemberdayaan UMKM yang sering kita lakukan, itu bisa kita optimalkan di kantor. Sehingga bisa lebih efisien dan lebih murah biayanya,” ungkapnya.

Penulis: M.F.S.A I Editor : Dinda

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Mohon Matikan AdBlock di Browser Anda