Mumbulsari, Deras.id – Ditengah kesibukan pengelolaan BUM Desa, laporan keuangan menjadi fondasi penting yang perlu diperhatikan. Hal ini diungkapkan dalam acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Manajemen Ketahanan Pangan Desa Tahun Anggaran 2026 yang diadakan di Desa Mumbulsari, Kecamatan Mumbulsari.
Acara yang dihadiri oleh pengelola BUM Desa se-Kecamatan Mumbulsari ini dibuka oleh Camat Mumbulsari, RB. Abdul Kadir, S.IP. Dalam sambutannya, ia menekankan betapa signifikan administrasi dan pelaporan keuangan yang teratur untuk mendukung kemajuan usaha di desa.
“BUM Desa harus menjadi lembaga usaha yang sehat dan berkelanjutan. Salah satu indikator keberhasilannya adalah tersusunnya pencatatan keuangan yang baik, dari catatan tersebut akan tersusun laporan yang baik dan benar,” ucap RB. Abdul Kadir, S.iP.
Sementara itu, Kepala Desa Mumbulsari, M. Ali Sobri, menambahkan bahwa keberadaan BUM Desa sangat penting untuk kemandirian desa. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan harapan untuk semakin banyaknya usaha yang tumbuh di BUM Desa dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Bimbingan Teknis ini juga mendatangkan dua pemateri dari Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Jember, yaitu Dodik Merdiawan, S.E. dan Dapit Yusra Kusuma, S.Sos, M.M.
Dapit, dalam paparan materinya, menguraikan tentang aturan main dalam pengelolaan BUM Desa sesuai regulasi yang berlaku, khususnya kepmendesa nomor 136 tahun 2022 terkait panduan oenyusunan laporan keuangan bumdes. Pelaporan yang transparan dan akuntable menjadi salah satu indikator dalam pengelolaan yang baik.
Dodik Merdiawan, S.E., yang juga merupakan koordinator Kabupaten Jember, menjelaskan pentingnya pencatatan transaksi dan penyusunan laporan keuangan yang rapih. Ia menekankan bahwa laporan keuangan bukan sekadar administrasi, tetapi juga alat untuk mengukur kinerja dan mendukung pengambilan keputusan dalam pengelolaan bumdes.
Oleh karena itu, penting bagi pengurus BUM Desa untuk memahami dasar-dasar akuntansi dengan baik.
Dalam bimtek ini, para pemateri memberikan materi teknis serta praktek langsung membuat laporan keungan yang sesuai standart akuntansi publik.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para pengelola BUM Desa semakin menyadari pentingnya pengelolaan keuangan yang tertib, transparan, dan akuntabel. Hal ini sangat berpengaruh bagi perkembangan ekonomi desa,” ungkap Dedik Sugianto, S.Pd., pendamping desa di Kecamatan Mumbulsari.
Dengan pengelolaan yang baik, BUM Desa tidak hanya menjadi tumpuan ekonomi desa, tetapi juga dapat berkontribusi secara signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat. Mari kita dukung perkembangan ini agar BUM Desa kita semakin maju dan mandiri.
Penulis: Dapit Yusra Kusuma
