Harlah ke-10 PMII Rayon Pertanian Komisariat Bela Negara UPNVJT Diisi Aksi Peduli Lingkungan

Mojokerto, Deras.Id – Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-10 PMII Rayon Pertanian Komisariat Bela Negara UPN Veteran Jawa Timur (UPNVJT) tahun 2026 berlangsung dengan cara berbeda. Tidak hanya menjadi agenda seremonial organisasi, momentum harlah kali ini diisi dengan aksi peduli lingkungan melalui kegiatan bertajuk “Summit Sweep” di jalur pendakian Gunung Lorokan, Mojokerto, Sabtu (16/5/2026).

Kegiatan tersebut dikemas dalam bentuk pendakian gunung yang disertai aksi pembersihan sampah sepanjang jalur pendakian hingga area puncak. Setiap peserta dibekali trash bag sejak keberangkatan untuk mengumpulkan sampah yang ditemukan selama perjalanan.

Ketua Rayon Pertanian PMII Rayon Pertanian Komisariat Bela Negara UPNVJT periode 2026, Ahmad Hadafi, menyampaikan bahwa konsep peringatan harlah tahun ini sengaja diarahkan pada kegiatan yang memiliki dampak langsung bagi lingkungan. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut aktif dalam ruang akademik dan organisasi, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap persoalan sosial maupun ekologis.

“Momentum harlah ini kami maknai sebagai ruang refleksi sekaligus aksi nyata. Kami ingin menunjukkan bahwa kader PMII juga memiliki tanggung jawab dalam menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Ahmad Hadafi.

Selama pendakian, para peserta menemukan berbagai jenis sampah anorganik seperti botol plastik, bungkus makanan, hingga sisa logistik pendaki yang ditinggalkan di sejumlah titik jalur pendakian. Sampah-sampah tersebut kemudian dikumpulkan dan dibawa turun untuk dibuang pada tempat yang semestinya.

Selain melakukan aksi bersih jalur, peserta juga mengingatkan sejumlah pendaki lain untuk tetap menjaga kebersihan kawasan pegunungan dengan membawa turun sampah masing-masing. Aksi tersebut mendapat respons positif dari beberapa pendaki yang melintas.

Ahmad Hadafi menilai persoalan sampah di kawasan wisata alam masih menjadi masalah yang sering dianggap sepele. Padahal, menurutnya, sampah plastik yang ditinggalkan di area pegunungan dapat merusak ekosistem dan mencemari lingkungan dalam jangka panjang.

Kegiatan ini juga menjadi implementasi nilai Hablum Minal Alam, yakni hubungan harmonis antara manusia dan alam. Bagi kader PMII Rayon Pertanian, menjaga lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab moral yang harus diwujudkan melalui tindakan nyata.

Salah satu peserta kegiatan menyebutkan bahwa gunung bukan hanya tempat wisata, tetapi juga ruang hidup bagi berbagai ekosistem yang harus dijaga bersama.

“Kesadaran menjaga alam harus dimulai dari hal sederhana, seperti tidak meninggalkan sampah selama pendakian,” katanya.Melalui kegiatan “Summit Sweep” ini, PMII Rayon Pertanian Komisariat Bela Negara UPNVJT ingin mengajak generasi muda agar lebih peduli terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan, khususnya di kawasan pegunungan. Aksi tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa menjaga alam dapat dimulai dari langkah sederhana, seperti membawa turun sampah sendiri selama pendakian.

Penulis: Naila Siska Maharanny, Mahasiswi Fakultas Pertanian UPN “Veteran” Jawa Timur

Editor: AgusW

Exit mobile version