BeritaNasional

Investasi LRT Jabodebek Rp32,2 Triliun, Balik Modal 13 Tahun

Jakarta, Deras.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan bahwa modal dari proyek Lintas Rel Terpadu (LRT) Jabodebek diprediksi akan balik dalam waktu 13 tahun setelah beroperasi. Total investasi pembangunan LRT Jabodebek mencapai Rp32,5 triliun.

“Kita punya hitungan tarif lah yang yang enggak beda-beda jauh dari 25.000 itu. Nah dari situ kan dengan tarif itu kita bisa mengembalikan investasi ini 13 tahun,” tutur Kepala Divisi LRT Jabodebek KAI, Mochamad Purnomosidi kepada wartawan dikutip Deras.id, Selasa (18/7/2023).

Pengembalian modal (return of investment) LRT Jabodebek sebagian berasal dari pendapatan tiket, pendapatan non-tiket serta sebagian besar dibiayai oleh subsidi dari pemerintah. Pendapatan non-tiket yang digunakan untuk pengembalian modal sekitar 1-5 persen dari jumlah pendapatan tiket. 

Baca Juga:  Dorong Investasi di IKN, Pemerintah Siapkan Lahan sebagai Jaminan

Pendapatan non-tiket modal transportasi umum bisa berasal dari penempatan iklan di stasiun atau gerbong LRT, penamaan stasiun, penyewaan kios, dan lain-lain. Jangka waktu pengembalian modal tergantung pada daya beli masyarakat terhadap tarif LRT Jabodebek nantinya.

Tarif LRT Jabodebek dan besaran tarif (public service obligation/PSO) sampai saat ini masih belum diputuskan oleh Kementerian Perhubungan. Pasalnya, besaran PSO memberikan pengaruh terhadap besaran tarif, sehingga nantinya akan berpengaruh juga pada hitungan jangka waktu pengembalian modal proyek LRT Jabodebek. 

“Tarif ini nanti relasinya dengan pengembalian modal. Jadi kalau misalnya pemerintah nanti ngasih subsidinya besar, berarti kan tarifnya bisa turun,” kata Mochamad Purnomosidi. 

Diketahui, semula investasi pembangunan LRT Jabodebek sebesar Rp29,9 triliun. Hal tersebut mengalami pembengkakan biaya (cost overrun) sebesar Rp2,6 triliun.

Baca Juga:  KPK Harap Pansel Capim Bebas Intervensi dan Konflik Kepentingan

Target proyek tersebut direncanakan akan beroperasi pada 18 Agustus 2023. Saat ini uji coba untuk masyarakat yang berhasil mendaftar telah berjalan sejak 12 Juli 2023. Akan tetapi, uji coba operasional terbatas LRT Jabodebek dihentikan pada 17-20 Juli 2023 karena sedang dilakukan perbaikan termasuk penyempurnaan pada sistem software.

Penulis: Risca l Editor: Rifai

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button

Adblock Detected

Mohon Matikan AdBlock di Browser Anda