BeritaInternasional

Hadiri Sidang PBB, Menlu Palestina: Semua Aturan Perang Internasional Dilanggar

DEN HAAG, Deras.id – Menteri Luar Negeri Palestina Riyad al-Maliki menghadiri pertemuan Dewan Keamanan mengenai konflik antara Israel dan Hamas di markas besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Dalam pertemuan tersebut al-Maliki mengatakan bahwa Israel telah membombardir daerah Gaza dan telah melanggar semua aturan perang internasional.

“Perang ini tidak memiliki tujuan nyata, melainkan kehancuran total di setiap tempat yang layak huni di Gaza. Perang ini tidak diarahkan oleh rencana militer, tidak ada norma yang dihormati. Semua aturan perang internasional telah dilanggar,” kata al-Maliki kepada wartawan di Den Haag, seperti dikutip dari reuters.com, Kamis (26/10/2023).

Israel melancarkan serangan balas dendam terhadap Gaza dengan tujuan kehancuran total. Mereka meluncurkan bom terus menerus di daerah kantong Palestina sebagai respons terhadap serangan yang dilakukan oleh kelompok Hamas pada 7 Oktober.

Baca Juga:  Kota Kherson Bebas Dari Tentara Rusia,Presiden Zelenskyy Memuji Rakyatnya

Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa pasukannya sedang mempersiapkan invasi darat untuk balas dendam terhadap kelompok militan Hamas.

“Begitu banyak perang yang terjadi di Gaza, tapi ini berbeda. Kali ini adalah perang balas dendam,” tambah al-Maliki.

Al-Maliki mendesak para pemimpin internasional untuk menekan Israel agar menghentikan gencatan senjata. Hal itu ditekankan agar bantuan kemanusiaan yang sangat dibutuhkan dapat disalurkan ke Gaza.

Gaza terguncang akibat pemboman Israel selama hampir tiga minggu, pihak Israel mengatakan bahwa mereka mempunyai hak untuk membela diri.

Selama kunjungannya ke Den Haag, al-Maliki mengunjungi Pengadilan Kriminal Internasional (ICC), yang menyelidiki dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di wilayah Palestina mulai tahun 2014.

Dua minggu lalu, jaksa penuntut Khan mengatakan bahwa pengadilan tersebut memiliki yurisdiksi atas potensi kejahatan perang yang dilakukan oleh militan Hamas di Israel dan warga Israel di Jalur Gaza.

Baca Juga:  Akibat Perang, Ekonomi Ukraina Turun 30,4 Persen Tahun 2022

Sebagai informasi, pada pertemuan puncak di Brussels, para pemimpin Uni Eropa diperkirakan telah membicarakan penghentian pemboman Israel. Tetapi, al-Maliki menganggap itu tidak dapat dipercaya, setelah mereka menjamin bantuan dapat masuk, pasokan air dan listrik dapat dipulihkan kembali.

Penulis: Andre l Editor: Saiful

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button

Adblock Detected

Mohon Matikan AdBlock di Browser Anda