Olahraga

Hadapi 115 Dakwaan Financial Fair Play, Chairman City: Kami Tim Terbaik dalam Segala Hal

Manchester, Deras.id – Chairman Manchester City Khaldoon Al Mubarak menegaskan capaian Treble Pep Guardiola harus dinilai dari keberhasilan mereka di lapangan. Menurutnya, hal tersebut tidak ada sangkut paut dengan 115 dakwaan pelanggaran aturan Financial Fair Play yang melanda mereka.

Al Mubarak juga menjelaskan The Citizens memiliki sistem finansial yang sangat baik. Oleh karena itu, pasukan Guardiola berhasil meraih kesuksesannya saat ini.

“Klub secara keseluruhan dijalankan dengan baik. Nilai grup ini lebih dari 6 miliar dolar AS (4,7 miliar Pound sterling). Kami telah menciptakan begitu banyak nilai dan kami telah mendatangkan investor kelas dunia,” jelas pria asal Abu Dhabi tersebut, dikutip dari harian Daily Star, Rabu(21/06/2023).

“Mengapa? Karena kami memiliki mesin komersial terbaik di dunia. Eksekutif kami selalu diincar oleh tim terbaik di dunia,” tambahnya.

Baca Juga:  Messi Akui Terpaksa Pindah PSG

The Sky Blues meraih Treble bersejarah musim ini setelah memenangkan mahkota Liga Champions pertama mereka. Namun, pencapaian tersebut tetap ternoda karena City menghadapi 115 dakwaan (FFP) selama periode sembilan tahun.

“Kami sedang melalui proses hukum. Ini adalah proses yang memakan waktu – dan ketika kami selesai, kami akan melakukan percakapan,” buka Al Mubarak.

“Saya berharap orang-orang fokus dan menilai mereka untuk sepak bola mereka dan apa yang mereka capai di lapangan – dan apa yang mereka capai di setiap kompetisi yang mereka ikuti. Itulah kenyataannya,” harapnya.

Al Mubarak menegaskan Man City dijalankan dengan sangat baik. Ia menjelaskan klub telah menciptakan mesin komersial yang kini menjadi merek terbaik di dunia sepak bola.

Baca Juga:  PSSI Resmi Rilis Bakal Calon Ketua, Wakil Ketua dan Exco PSSI Periode 2023-2027

Tidak hanya di bidang komersial, City juga memiliki akademi yang luar biasa. Talenta hebat di lapangan dan di bidang eksekutif juga berhasil tercipta di klub ini.

“Kami adalah merek sepak bola nomor satu di dunia. Inilah faktanya, klub menghasilkan pendapatan yang luar biasa. Anda melihat penjualan kami dalam hal apa yang kami hasilkan, dalam hal akademi kami, dari tim utama kami. Lihatlah angka pengeluaran bersih kami tahun lalu,” singgungnya.

Untuk diketahui, Liga Premier telah menuntut Manchester City karena melanggar aturan FFP mereka sekitar 100 kali dalam periode sembilan tahun antara 2009/10 dan 2017/18. City diduga telah memberikan informasi keuangan yang tidak akurat kepada Liga Premier.

Penulis: Toro | Editor: Saiful

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button

Adblock Detected

Mohon Matikan AdBlock di Browser Anda