DaerahBerita

Desa Pondokdalem Manfaatkan Dana Desa untuk Pertanian Hidroponik

Jember, Deras.id – Desa Pondokdalem yang terletak di Kecamatan Semboro, Kabupaten Jember, memanfaatkan Dana Desa untuk kegiatan pertanian hidroponik. Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan ketahanan pangan masyarakat, khususnya di desa Pondokdalem.

“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi dari kegiatan program ketahanan pangan. Tentu saja sangat layak diapresiasi sebagai ikhtiar peningkatan produksi pangan di desa,” kata Atmimin, bendahara desa Pondokdalem, Senin, (10/7/2023).

Ia menjelaskan, petode pertanian inovatif ini memberikan banyak manfaat, terutama dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan memberikan akses terhadap hasil panen yang lebih baik bagi masyarakat. Penggunaan Dana Desa untuk kegiatan pertanian hidroponik dianggap sebagai langkah positif yang patut diapresiasi.

“Salah satu keuntungan dari metode hidroponik adalah penggunaan air yang lebih efisien dibandingkan dengan metode pertanian konvensional. Air yang digunakan akan disirkulasi secara terus menerus, sehingga tidak ada pemborosan air yang terjadi. Hal ini sangat penting mengingat sebagian besar daerah di Indonesia masih mengalami masalah kekeringan,” ungkapnya.

Baca Juga:  China dan Jepang Gelar Dialog Keamanan Pertama Dalam Empat Tahun

“Tanaman hidroponik juga tidak tergantung pada musim dan cuaca, sehingga panen dapat dilakukan sepanjang tahun. Hal ini dapat menjadi solusi bagi masyarakat desa yang bergantung pada pertanian sebagai mata pencaharian utama,” lanjutnya.

Atmimin, menjelaskan bahwa kegiatan ini direncanakan dan dianggarkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun 2023 dengan menggunakan Dana Desa sebesar Rp. 53.558.655.

Pendamping Desa Semboro, Mochamad Farouk menyampaikan, kegiatan ini selaras dengan regulasi Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 201/PMK.07/2022 tentang Pengelolaan Dana Desa 2023 dan Permendesa PDTT Nomor 8 Tahun 2022 Tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2023 yang menyatakan bahwa program ketahanan pangan dan hewani sebesar 20% dari anggaran dana desa.

Penulis: Putra Alam | Editor: Saiful

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button

Adblock Detected

Mohon Matikan AdBlock di Browser Anda