Banjarmasin, Deras.Id – Badan Gizi Nasional (BGN) menyelenggarakan pelatihan Petugas Penjamah Makan (PPM) pada pukul 08.15 WITA di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari percepatan Program Makanan Bergizi (MBG) yang diinstruksikan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk memastikan penyediaan makanan bergizi dapat menjangkau daerah‑daerah terpencil di seluruh nusantara.
Direktur Penyediaan dan Penyaluran Wilayah 3, Enny Indarty, S.TP., M.Si, membuka acara dengan menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan langkah penting dalam pengenalan MBG di Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG). “Kita harus semangat belajar karena program ini akan terus berlanjut hingga akhir masa jabatan Presiden,” tegas Enny Indarty.
Sekitar 700 petugas dari perwakilan SPPG di seluruh Kalimantan Selatan hadir dalam pelatihan tersebut. Mereka menyambut pembukaan acara dengan tepuk tangan meriah, menandakan antusiasme tinggi terhadap program ini. Selama sesi pelatihan, para peserta menerima materi yang meliputi sanitasi lingkungan yang disampaikan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup, angka kecukupan gizi penerima manfaat yang dipaparkan oleh Ketua Persatuan Gizi Indonesia (PERSAGI), higienitas di SPPG yang dijabarkan oleh Kepala Dinas Kesehatan, manfaat keanggotaan BPJS Ketenagakerjaan yang diuraikan oleh Kepala Wilayah BPJS Ketenagakerjaan, serta keamanan pangan yang dibahas oleh Kepala Balai Besar Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Panji Prayitno Purno, penanggung jawab pelaksanaan kegiatan dari PT LEC THI IDEATAMA, menambahkan bahwa semua materi disampaikan oleh narasumber yang memiliki kompetensi tinggi di bidangnya, sehingga peserta dapat memperoleh pengetahuan praktis yang dapat langsung diaplikasikan di lapangan.
Pelatihan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas petugas penjamah makan dalam melaksanakan program MBG, sehingga tercipta peningkatan gizi yang merata di seluruh wilayah Indonesia, khususnya di daerah‑daerah pelosok.
Editor: Saiful