BeritaNasional

Antisipasi El Nino, Bapanas Usulkan Bantuan Beras Diperpanjang

Jakarta, Deras.id – Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengusulkan bantuan pangan beras diperpanjang sampai akhir 2023. Perpanjangan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi dampak El Nino dan mendukung daya beli masyaraka serta menekan prevalensi stunting. 

“Kami mengusulkan untuk bantuan pangan beras, dilaksanakan hingga akhir tahun 2023. Bantuan pangan beras yang sedang berjalan ini merupakan program paling ideal dengan serapan yang cepat ke tengah masyarakat karena sifatnya yang gratis,” jelas Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA), Arief Prasetyo Adi dalam keterangan tertulis dikutip Deras.is, Rabu (14/6/2023).

Selain itu, antisipasi dampak El Nino juga dilakukan dengan mendorong perluasan penerapan neraca pangan serta tingkat Provinsi sampai kabupaten/kota melalui penerapan Neraca Pangan Wilayah. Langkah tersebut diharapkan bisa meningkatkan monitoring, pengawasan, dan integrasi pemetaan pangan nasional. Sehingga dapat mempercepat pengambilan kebijakan stabilitas stok dan harga. 

Baca Juga:  Pemerintah Butuh Investor, APBN Tak Cukup Bangun 16.000 Hunian ASN di IKN

“Dengan neraca pangan yang terintegrasi ke dalam dashboard Badan Pangan Nasional maka kita bisa mengorkestrasi fasilitasi pendistribusian pangan lebih cepat. Tentunya dengan memprioritaskan movement stok ke wilayah dengan tingkat konsumsi tinggi, serta wilayah yang neraca pangannya berstatus minus dan bergantung pada wilayah lain untuk pemenuhan kebutuhan pasokan bahan pangan,” kata Arief. 

Tercatat stok cadangan beras Perum Bulog per 9 Juni 2023 sekitar 601 ribu ton dengan rincian sebanyak 546 ribu ton dan beras komersial 55 ribu ton. Bulog terus menggenjot intensitas penyerapan beras produksi dalam negeri untuk meningkatkan stok. 

“Penyerapan beras terus kita dorong sebelum masuk masa semester Il 2023, tujuannya mengamankan stok operasional BULOG. Selain itu, perlu juga mengamankan kontrak dan realisasi untuk tahun 2023, sehingga apabila kembali dilakukan pengadaan stok telah memperhatikan prakiraan pos penyalurannya dan target stok di akhir tahun,” pungkas Arief.

Baca Juga:  Kejaksaan Agung Tak Ajukan Banding Terhadap Putusan Eliezer

Penulis: Risca l Editor: Rifai

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button

Adblock Detected

Mohon Matikan AdBlock di Browser Anda