BeritaNasional

3 Hari Jelang Puncak Ibadah Haji, Menag Cek Kesiapan Armuzna

Advertisement

Jakarta, Deras.id – Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas mengecek persiapan layanan di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) untuk memastikan layanan yang disiapkan sudah sesuai dengan kontrak antara pemerintah dengan Masyariq sebagai penyedia. Pengecekan dilakukan tiga hari sebelum kedatangan jemaah di Arafah.

“Saya sudah melakukan pengecekan. Banyak perubahan yang sudah dilakukan oleh pihak Masyariq. Kini kita tinggal tawakal, menyerahkan pada kebesaran Allah, semoga layanan di Armuzna berjalan dengan baik dan lancar,” kata Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas dalam keterangan tertulis pada lama Kementerian Agama dikutip Deras.id, Kamis (13/6/2024).

Pengecekan dilakukan untuk memastikan toilet berfungsi dengan baik, termasuk airnya, pendingin udara berjalan normal, dapur berikut ketersediaan kayu bakarnya, storage dan bahan baku makanannya, dan tenda dengan conblock beserta karpet serta kasurnya. Harapannya dapat memberikan kepuasan kepada jemaah dan membantu kekhusyukan jemaah dalam beribadah haji.

“Semua kita cek. Ada tambahan MCK yang diberikan masyarik sesuai pemintaan kita. Toile-toilet baru dibangun. Insya Allah lebih bagus dari sebelumnya, lebih luas, space lebih besar,” ujar Yaqut Cholil Qoumas.

Layanan yang disiapkan Masyariq sudah sesuai kontrak. Terdapat sejumlah tenda baru dengan bentuk dan bahan baru, walaupun belum untuk semua jemaah. Kapasitas tenda model baru tersebut maksimal 30.000 jemaah.

“Tenda lebih bagus, atap lebih menyerap panas, dan dinding sudah pakai hard PVC yang lebih menyerap panas. Semua tenda juga sudah dilengkapi charger magnetic, tinggal ditempel dan bisa charge. Saya kira ada perubahan signifikan,” jelas Yaqut Cholil Qoumas.

Advertisement

Tahun 2024 ini, pergerakan jemaah dari Arafah akan dibagi menjadi dua skema, reguler dan murur. Pergerakan reguler, jemaah akan diberangkatkan dari Arafah secara taraddudi (shuttle) dan turun di Muzdalifah.

Skema murur, jemaah akan diberangkatkan dari Arafah setelah Maghrib, melewati Muzdalifah menuju Mina. Skema murur ini bagi jemaah risiko tinggi, lanjut usia, disabilitas, penguna kursi roda, dan para pendampingnya.

Diketahui, Pemerintah Arab Saudi telah menetapkan 1 Zulhijjah 1445 H bertepatan dengan 7 Juni 2024. Wukuf di Arafah akan berlangsung pada 15 Juni 2024. Jemaah haji Indonesia secara bertahap akan diberangkatkan dari hotel di Makkah menuju Arafah pada 14 Juni 2024.

Advertisement

Penyelenggaran ibadah haji 1445 H berlangsung saat musim panas. Suhu pada siang hari diperkirakan rata-rata pada kisaran 46 hingga 48 derajat celcius. Jemaah haji Indonesia berpesan untuk memanfaatkan masa tiga hari jelang wukuf untuk beristirahat dan menjaga kesehatan. Selain itu, jemaah diimbau untuk menggunakan masker. Selain panas, udara di Armuzna juga cukup berdebu. Jemaah juga diimbau membawa semprotan air untuk menjaga tubuh dari cuaca yang panas terik.

Baca Juga:  Bikin Haru, Jemaah Haji Ini Tak ke Masjid Nabawi Demi Suapi Ibunda di Hotel

“Bawa semprotan air untuk menghindarkan diri dari heatstroke,” ucap Yaqut Cholil Qoumas.

Penulis: Risca l Editor: Ifta

Show More

Berita Terkait

Back to top button

Adblock Detected

Mohon Matikan AdBlock di Browser Anda