DaerahBerita

11 Pendaki Tewas dalam Erupsi Gunung Marapi

Padang, Deras.id, – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Padang, Sumatera Barat, mengonfirmasi bahwa sebanyak 11 pendaki tewas dalam peristiwa erupsi Gunung Marapi di Sumatera Barat pada Senin (4/11/2023). Sementara terdapat 14 pendaki yang menjadi korban dengan 3 orang lainnya selamat.

“Hingga pukul 07.00 WIB tadi sudah ditemukan 11 pendaki dalam keadaan MD (Meninggal Dunia). Sedangkan 3 orang lainnya selamat,” kata Kepala Basarnas Padang, Abdul Malik, Senin (4/11/2023).

Identitas korban yang meninggal masih belum diketahui, dan proses evakuasi dari puncak gunung sedang berlangsung. Basarnas Padang sebelumnya mencatat adanya 75 pendaki yang terjebak saat erupsi Gunung Marapi pada Minggu sore, di mana 49 di antaranya berhasil dievakuasi dengan selamat pada malam hari. Saat ini, 12 orang lainnya masih belum ditemukan.

Baca Juga:  Bejat! Pria di Kudus Cekik Ibu Kandung Sendiri hingga Tewas

“Saat ini identitas korban yang meninggal dunia belum diketahui,” lanjutnya.

Erupsi Gunung Marapi pada Minggu (3/12/ 2023) menyebabkan hujan abu bercampur kerikil melanda beberapa daerah, seperti Ampek Angkek, Candung, dan Kabupaten Agam. Rumah-rumah warga di wilayah tersebut tertutup abu vulkanik. Gunung Marapi meluncurkan abu letusan mencapai 3 ribu meter disertai suara gemuruh.

“Gunung Marapi di Sumatera Barat (Sumbar) meletus sekitar pukul 14.53 WIB, Minggu (3/12/2023),” terang Malik.

Meskipun status Gunung Marapi masih dalam level waspada, masyarakat dihimbau untuk tidak mendekati wilayah yang berpotensi terdampak erupsi. Masyarakat yang keluar rumah diminta menggunakan topi, kacamata, jaket, dan masker karena adanya hujan abu yang terbawa angin. Situasi masih terus diawasi, dan peringatan terkait keselamatan masyarakat terus disampaikan.

Baca Juga:  Ma’ruf Amin Tinjau Pameran Produk BLK di Papua

Penulis: Putra Alam | Editor: Saiful

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button

Adblock Detected

Mohon Matikan AdBlock di Browser Anda