TEMAN GARUDA Jadi Instrumen Baru Lamongan Wujudkan Penilaian ASN Berbasis Data

Lamongan, Deras.Id — Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menghadirkan inovasi TEMAN GARUDA (Sistem Penilaian Tiga Ratus Enam Puluh Derajat) sebagai terobosan digital dalam meningkatkan objektivitas, transparansi, dan akuntabilitas penilaian perilaku kerja Aparatur Sipil Negara (ASN).
Inovasi tersebut dikembangkan sejalan dengan penerapan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN dan penguatan Core Values ASN BerAKHLAK, yang meliputi Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.
Selama ini, penilaian perilaku kerja ASN, termasuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), masih banyak dilakukan melalui mekanisme satu arah dari atasan langsung. Pola tersebut dinilai memiliki keterbatasan karena berpotensi menghadirkan subjektivitas dan belum sepenuhnya menggambarkan perilaku pegawai dalam interaksi sehari-hari di lingkungan kerja.
TEMAN GARUDA hadir dengan pendekatan penilaian 360 derajat, sehingga evaluasi tidak hanya berasal dari atasan langsung, tetapi juga melibatkan pimpinan dan rekan sejawat dalam satu unit kerja. Dengan demikian, penilaian diharapkan dapat memberikan gambaran perilaku kerja pegawai yang lebih menyeluruh dan berimbang.
Kepala BKPSDM Kabupaten Lamongan melalui inovasi tersebut mendorong agar evaluasi kinerja ASN tidak berhenti pada capaian sasaran kerja secara kuantitatif, tetapi juga mampu mengukur implementasi nilai-nilai BerAKHLAK dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
TEMAN GARUDA menggunakan indikator perilaku yang disesuaikan dengan Core Values ASN BerAKHLAK. Setiap indikator dinilai secara terukur dan diproses secara digital sehingga mengurangi potensi kesalahan dalam penghitungan serta meningkatkan konsistensi hasil evaluasi.
Sistem juga dilengkapi formula perhitungan otomatis. Nilai setiap kriteria diolah oleh aplikasi sesuai formula yang telah ditetapkan, kemudian menghasilkan nilai akhir dengan bobot perilaku kerja sebesar 35 persen. Proses tersebut dilakukan secara otomatis tanpa penghitungan manual.
Keunggulan lain TEMAN GARUDA adalah kemampuannya menjadi sistem pendukung keputusan (decision support system) dalam pengelolaan kepegawaian. Hasil penilaian dapat digunakan sebagai salah satu dasar objektif dalam rekomendasi perpanjangan perjanjian kerja PPPK, pengembangan karier, pemetaan kompetensi, serta pengelolaan manajemen talenta.
Dalam penerapannya, inovasi TEMAN GARUDA melalui sejumlah tahapan. Diawali dengan identifikasi permasalahan dan evaluasi sistem penilaian konvensional, dilanjutkan perancangan indikator serta algoritma penilaian, pengujian sistem, sosialisasi dan bimbingan teknis, implementasi, hingga monitoring dan evaluasi secara berkala.
TEMAN GARUDA juga diintegrasikan dengan ekosistem Human Capital Management Kabupaten Lamongan melalui TRANSFORM ASN dan SIMEGILAN. Integrasi tersebut memungkinkan hasil penilaian perilaku kerja menjadi bagian dari basis data pengelolaan ASN secara lebih komprehensif.
Melalui inovasi ini, BKPSDM Kabupaten Lamongan menargetkan peningkatan objektivitas penilaian perilaku kerja ASN, efisiensi dan kecepatan evaluasi PPPK, kepuasan pegawai terhadap transparansi penilaian, serta penguatan penerapan manajemen talenta dan sistem merit.
Output inovasi berupa platform digital yang mampu menghasilkan rekapitulasi penilaian perilaku kerja 360 derajat secara real-time, laporan evaluasi berbasis Core Values BerAKHLAK, serta rekomendasi yang dapat digunakan dalam pengambilan keputusan kepegawaian.
Pada akhirnya, TEMAN GARUDA diharapkan tidak sekadar menjadi instrumen digital penilaian pegawai, tetapi juga menjadi bagian dari transformasi tata kelola ASN di Kabupaten Lamongan. Melalui sistem evaluasi yang lebih objektif, transparan, dan berbasis data, Pemerintah Kabupaten Lamongan berupaya membangun ASN yang profesional, berintegritas, adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

Penulis: AW

Exit mobile version