Pameran “Merdeka & Elok” Hadirkan 106 Karya Anak, Dua Siswa Bangkalan Turut Ambil Bagian

Jakarta, Deras.id — Sebanyak 106 karya seni anak dari berbagai daerah Indonesia dipamerkan dalam Pameran Lukis Anak Nasional “Merdeka & Elok” yang digelar oleh Vicky & Little Masters Art Class di Galeri Perpustakaan Nasional, Lantai 4, Jakarta, pada 8–16 Agustus 2026.
Pameran ini menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan imajinasi, kreativitas, dan cara pandang mereka melalui seni lukis. Mengambil momentum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, “Merdeka & Elok” menghadirkan karya anak sebagai bentuk ekspresi tentang kemerdekaan, keindahan, dan keberagaman.

Di balik pameran ini ada sosok Vicky, seorang anak berdarah Madura yang sejak usia dini menekuni dunia seni lukis. Kecintaannya terhadap seni menjadi bagian dari semangat yang kemudian menghadirkan ruang bagi anak-anak untuk berkarya dan menampilkan hasil kreativitas mereka melalui Vicky & Little Masters Art Class.

Kehadiran pameran ini juga membawa cerita tersendiri dari Bangkalan, Madura. Dua siswa dari Kabupaten Bangkalan berhasil terpilih untuk menjadi bagian dari 106 karya yang ditampilkan dalam Pameran Lukis Anak Nasional “Merdeka & Elok”.
Kedua siswa tersebut adalah:
Alzena Reyhana Rabbani
SDN Demangan 1 Bangkalan
Eijaz Dinesha TS
SDN Pejagan 1 Bangkalan

Keikutsertaan Alzena dan Eijaz menjadi kebanggaan tersendiri bagi Bangkalan. Karya mereka mendapatkan kesempatan untuk hadir dalam sebuah pameran nasional dan berdampingan dengan karya anak-anak dari berbagai daerah di Indonesia.

Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa potensi dan kreativitas anak dapat tumbuh dari berbagai daerah, termasuk dari Bangkalan. Dengan ruang dan kesempatan yang tepat, karya anak-anak dari daerah juga dapat memperoleh apresiasi dan tampil dalam ruang seni berskala nasional.

Pameran “Merdeka & Elok” secara resmi dibuka pada 8 Agustus 2026. Rangkaian pembukaan diawali dengan pengantar dari pembawa acara, doa, kata pengantar dari PIC, serta kata pengantar dari perwakilan murid. Acara kemudian dilanjutkan dengan penampilan tarian sebagai persembahan seni sebelum pembukaan resmi.

Pameran selanjutnya secara resmi dibuka oleh Dr. Habiburokhman, S.H., M.H., Ketua Komisi III DPR RI, yang didampingi oleh R.H. Imron Amin. Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian cinderamata, pemanggilan seluruh peserta pameran, dan foto bersama.
Lebih dari sekadar pameran lukisan, “Merdeka & Elok” menjadi ruang untuk merayakan keberagaman kreativitas anak. Pameran ini memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk menuangkan imajinasi dan pengalaman mereka ke dalam karya seni, sekaligus memperkenalkan perspektif anak kepada masyarakat yang lebih luas.

Keberadaan karya dari beragam anak, termasuk anak berkebutuhan khusus, juga memperkuat semangat inklusivitas yang dibawa dalam pameran ini. Setiap anak memiliki cara yang berbeda dalam melihat, merasakan, dan menceritakan dunia. Melalui seni, perbedaan tersebut justru menjadi kekayaan yang patut diapresiasi.

Dalam momentum peringatan kemerdekaan Republik Indonesia, “Merdeka & Elok” membawa pesan bahwa kemerdekaan juga berarti memberikan ruang kepada anak untuk berimajinasi, berekspresi, dan berkarya.
Dari 106 karya yang dipamerkan, setiap lukisan membawa cerita masing-masing. Termasuk karya Alzena Reyhana Rabbani dan Eijaz Dinesha TS dari Bangkalan yang menjadi bagian dari perjalanan anak-anak Indonesia dalam mengenal, mencintai, dan mengembangkan seni sejak usia dini.

Pameran Lukis Anak Nasional “Merdeka & Elok” berlangsung hingga 16 Agustus 2026, pukul 09.00–16.00 WIB, di Galeri Perpustakaan Nasional, Lantai 4, Jakarta, dan terbuka bagi masyarakat umum secara gratis. (sn/fm).

Exit mobile version