Lamongan, Deras.Id – Pemerintah Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, menghadirkan inovasi pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) melalui MINGGU APEL (Minggu Aksi Pelayanan). Inovasi tersebut memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengurus dokumen kependudukan pada hari Minggu, khususnya bagi pekerja yang memiliki keterbatasan waktu pada hari kerja serta pelajar yang tidak dapat meninggalkan kegiatan sekolah.
Program MINGGU APEL dilatarbelakangi masih ditemukannya masyarakat yang belum melakukan perekaman KTP-el serta adanya ketidaksesuaian data fisik Kartu Keluarga (KK) dengan data yang tercatat dalam basis data administrasi kependudukan. Kondisi tersebut mendorong Kecamatan Sukodadi menghadirkan alternatif waktu pelayanan yang lebih fleksibel.
Pelayanan dilaksanakan pada hari Minggu tertentu sesuai jadwal, sehingga masyarakat tidak perlu meninggalkan pekerjaan maupun kegiatan belajar untuk mengurus dokumen kependudukan.
“Melalui MINGGU APEL, kami berupaya mendekatkan dan mempermudah pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat, terutama bagi pekerja dan pelajar yang sulit mengakses layanan pada hari kerja,” demikian semangat utama penyelenggaraan inovasi tersebut.
Jenis layanan yang diberikan antara lain perekaman dan pencetakan KTP-el bagi pemula, pembaruan Kartu Keluarga, Kartu Identitas Anak (KIA), serta layanan administrasi kependudukan dasar lainnya sesuai kewenangan dan kesiapan pelayanan.
Dalam pelaksanaannya, petugas kecamatan terlebih dahulu melakukan verifikasi kelengkapan dokumen pemohon. Selanjutnya, data kependudukan diproses melalui sistem yang tersedia. Untuk layanan yang memenuhi persyaratan dan memungkinkan diselesaikan di lokasi, dokumen dapat dicetak dan diserahkan kepada pemohon.
Khusus bagi pelajar yang telah memasuki usia wajib memiliki KTP-el, MINGGU APEL menjadi ruang pelayanan yang lebih ramah terhadap aktivitas sekolah. Pelajar dapat melakukan perekaman pada hari libur tanpa harus meninggalkan kegiatan belajar.
Selain itu, inovasi ini juga menyasar masyarakat yang bekerja, termasuk mereka yang memiliki aktivitas di luar wilayah, sehingga pengurusan dokumen kependudukan dapat dilakukan tanpa harus mengambil izin atau meninggalkan pekerjaan pada hari kerja.
Untuk memperluas jangkauan informasi, Kecamatan Sukodadi melakukan sosialisasi melalui perangkat desa, media sosial seperti Instagram dan WhatsApp, serta berbagai kegiatan kemasyarakatan. Informasi mengenai jadwal, jenis layanan, dan persyaratan disampaikan agar masyarakat dapat mempersiapkan dokumen sebelum datang ke lokasi pelayanan.
Camat Sukodadi melalui inovasi MINGGU APEL juga mendorong masyarakat untuk lebih sadar terhadap pentingnya data kependudukan yang akurat dan mutakhir. Pembaruan data diharapkan dapat membantu mencegah ketidaksesuaian maupun data ganda dalam administrasi kependudukan.
Setiap pelaksanaan MINGGU APEL dilakukan pencatatan terhadap jumlah pemohon dan jenis layanan yang diberikan. Evaluasi secara berkala dilakukan untuk melihat tingkat pemanfaatan layanan, kesiapan sarana-prasarana, ketersediaan blanko, serta efektivitas waktu pelayanan.
Dengan hadirnya MINGGU APEL, Kecamatan Sukodadi tidak hanya menambah waktu pelayanan, tetapi juga mengubah pendekatan pelayanan publik agar lebih adaptif terhadap pola aktivitas masyarakat.
Inovasi tersebut diharapkan meningkatkan cakupan kepemilikan dokumen kependudukan, mengurangi keterlambatan pengurusan adminduk, sekaligus meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan Pemerintah Kecamatan Sukodadi.
MINGGU APEL menjadi salah satu bentuk komitmen Kecamatan Sukodadi dalam menghadirkan pelayanan publik yang mudah, fleksibel, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, sekaligus mendukung program sadar administrasi kependudukan di Kabupaten Lamongan.
Penulis: AW
